isi kepalaku berisik
Hai Aku kembali lagi. Tentu kalau aku mulai aktif kembali, berarti ada hal penting yang harus aku abadikan. Entah soal gundah, senang, atau apa. Kadang aku sendiri belum punya kesimpulannya. Makanya aku menulis. Nggak Mau Bilang Aja Hari Jumat 15 Agustus lalu, aku pulang kampung. Karena perjalanan sekitar 10 jam, sudah aku estimasikan akan sampai di Cilacap pagi hari. Jadi aku bisa lebih cepat datang ke acara lamaran sepupuku. Bukan suatu yang istimewa, tapi aku ingin hadir. Mungkin kalau aku nggak hadir pun, nggak akan ada perubahan apapun. Lamaran akan tetap berjalan. Dan kehadiranku nggak jadi syarat mulai atau berhentinya acara. Tapi, aku ingin hadir saja. Sore itu, aku pergi hanya berpamitan dengan kepala sekolah, karena aku piker pergi sehariku itu hanya akan memakai jatah izin sehariku saja. Tapi masalah datang tak terduga. Di hari Sabtu, di mana hari itu aku izin, sebuah kasus dari anak-anak terjadi begitu saja. Bukan salahku, tapi mungkin ‘harusnya’ aku...


.png)
.png)
.png)